23 September 2008

[.]

batas,

tak berbatas!
sampai kapanpun..

hingga lelah,
atau mungkin tak bernyawa.

haruskah titik selalu menjadi permulaan dan akhir?



10 comments:

wayang said...

nope... sis't titik juga merupakan jeda ato rehat dari rentetan catatan panjang. sisihkan sedikit waktu untuk bernafas sebelum kembali bergumam. krn setelah titik "indah" itu, akan kaya akan torehan kisah. Salam

Erik said...

Titik.. membuat aku mencoba merenungkan maknanya..

nice post...

Salam

Erik said...

titik batas...
adalah batas pandang manusia
titik yang letaknya tak berbatas

titik batas...
sebagai batas akhir sekaligus awal sesuatu

Note
when love,is kept and lock,,, apakah ada hubungannya dengan tulisan sebelumnya (sekarang,entah besok,,,)??? Via e-mail ya penjelasannya.

Salam
erik2k1@yahoo.co.id

Jenny Oetomo said...

Segala sesuatu pasti ada awal dan akhir, Akhir sesuatu merupakan awal sesuatu, Posting yang bagus, Salam

tjonjo said...

...batas biasanya berbentuk garis...garis adalah kumpulan titik-titik...jadi ? marilah berbaris membentuk garis...maka kita akan sadar bahwa aku, kamu, dia dan mereka adalah titik pembentuk garis/ barisan...he..he..he

Niff said...

km betul titik emang awal dan akhir...
eh ini ngomongin gambar lingkaran kan?

Bulan Luka said...

Karena nila setitik, rusak susu sebelanga (hubungane apa?). Hahaha... Lam-salam balik ya. Tx dah mampir ke Siluet.

goresan pena said...

*wayang..:setuju, bahkan terkadang saya hanya mampu menuliskan titik-titik.. karena kata2 menjadi tidak mampu mewakili asa..

*Erik: hm, sepertinya..mas mampu menangkap apa yang saya tulis. agak malu sendiri jadinya. segera akan saya tulis di email. maaf belum sempat.

yang jelas, menuliskan garis panjang kehidupan dengan sebuah titik, entah akan sampai dimana...

*mas Jenny oetomo: sepakat...akhir ialah awal sesuatu yang baru. tapi benarkah?

*Pak Djoko: pak...kenapa bisa menyindir saya dengan guyon seperti itu? hiks...bapak benar sekali, garis..itu maksud saya, sebuah garis kehidupan pak...

*niff: titil ini awal sebuah garis panjang kehidupan, alurnya tergantung si penulis, apakah akan panjanggggg...searah, atau justru nantinya berbalik dan bertemu di titik semula...

*Bulan luka: thanks yah mas...

ARIEF FIRHANUSA said...

Ini puisi pendek tapi buah dari kontemplasi.

goresan pena said...

tepat mas...memang demikian lah adanya...