30 August 2008

Linuwih

aku merindukan saat-saat ini..
saat aku tidak dapat membantah
suara kecil dalam ruang tersembunyi
yang mendobrak keluar..

saat aku tidak sanggup membungkam
gemeretak-gemeretak api kecil
yang berpijar..

saat aku tak kuasa,
melawan sekelompok udara
yang merangsek bersama

aku merindukan saat-saat ini.

saat yang aku tahu,
aku harus mengejar..
aku harus menembus kebuntuan.

aku harus kuat
dari sekedar hidup!


aku harus bernyali
dari sekedar mampu!!

aku merindukan saat-saat ini..

HASRAT!

aku ingin mengejar angan-angan
aku ingin menaklukkan mimpi-mimpi
aku ingin menangkap bayang-bayang
aku ingin merajai semua itu.

kelak,
kan kututup rapat jendela
dan pintu-pintu ketakutan..

kelak,
kan kuhalau samudera
gelombang keraguan..

kelak,
kan kubantai ketidakmampuan!!

PKBI, Badran
290808
12;00

6 comments:

Anonymous said...

hemm, emm, emm, emm
kelak pasti terjadi jika mbak yakin itu terjadi

timur matahari said...

duh menyerang banget puisinya.. ada hasrat,motivasi yang tinggi dan pendeklerasian sebuah keinginan... kalimat yang menarik.. "kan kubantai ketidakmampuan"

goresan pena said...

bambang...; yup!terkadang, untuk mentrigger diri, kata2 yang keras dan lantang harus diteriakkan oleh diri sendiri...
btw, aku masih blm bisa buka blog mu nih..knp ya? anyone can help me?

Jenny Oetomo said...

Mantap puisinya dan tentunya gelora begitu mengejolak untuk menaklukkan mimpi mimpi, Salam

goresan pena said...

hehe, bisa aja pak...terima kasih yah...
on a fire...!

Erik said...

linuwih itu apa mbak?
Salam